Kisruh Buwas Vs Mendag, Gerindra Tagih Janji Kampanye Jokowi Tolak Impor

Kisruh Buwas Vs Mendag, Gerindra Tagih Janji Kampanye Jokowi Tolak Impor

Akhwat Muslimah - Kecurigaan Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso tentang impor pangan dinilai wajar. Buwas menilai ada yang salah dengan kebijakan impor itu sementara di dalam negeri beras melimpah.


Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Gerindra, Andre Rosiade menegaskan Bulog tentu tahu persis persediaan pangan di dalam negeri. Hal itu karena Bulog merupakan pihak yang paling berhak mendistribusikan bahan pangan, termasuk beras.

"Yang mendistribusikan beras ke masyarakat itu Bulog. Bulog tahu persis itu cukup atau nggak," kata Andre di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/9).

Lantaran itu, Andre mempertanyakan kebijakan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita yang terus-menerus membeli beras dari luar negeri.

"Kalau memang Bulog bilang beras itu cukup lalu bilang beras penuh ya ngapain harus impor," ujarnya.

Kebijakan Menteri Enggar menurut anak buah Prabowo Subianto ini tak sesuai dengan janji Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat kampanye Pilpres tahun 2014 lalu.

"Pak Jokowi bilang pada tahun 2014 kalau saya jadi Presiden saya tak akan impor kebutuhan pokok, tapi sekarang kita impor. Pak Buwas bilang gudang Bulog penuh, bahkan menyewa lagi gudang Bulog baru pakai duit Rp 45 miliar dan nyatakan stok cukup. Ya kalau Pak Buwas sudah bilang begitu harusnya nggak usah impor lagi," pungkasnya.[rmol]