Duh.. Dokter Wanita yang Dilaporkan Hilang ini, Ditemukan Linglung di Manado


Ilustrasi wanita hilang. Offside.com.cy

Dokter Nur Ruwaida Isnaini, mahasiswa spesialis kebidanan Universitas Gadjah Mada dan bertugas di Rumah Sakit Umum Pusat Sardjito Yogyakarta, yang sempat dilaporkan hilang, ditemukan dalam keadaan kebingungan dan linglung di Manado, Minggu, 8 Januari 2017.

Dokter Isna menghilang dan meninggalkan tugas sejak 2 Januari 2017.

"Dia dtemukan di pelabuhan di Calaca, Menang, Manado, persis di jembatan dekat jalan Sokekarno-Hatta dalam keadaan bingung," kata juru bicara Rumah Sakit Umum Pusat Sardjito Yogyakarta Trisno Heru Nugroho, Minggu, 8 Januarj 2017.

Dokter itu pamit meninggalkan tugas di rumah sakit menuju ke Semarang. Anehnya, signal telepon terlacak di Temanggung.

Dari Semarang ia semuka akan menuju ke Jakarta dengan pesawat terbang. Setelah dari Jakarta, lalu menuju Gorontalo. Anehnya,  dalam manifest penumpang tidak ada nama yang bersangkutan.

"Yang mengherankan, manifest semua pesawat atas nama yang bersangkutan tidak ada. Menggunakan nama siapa belum diketahui," kata dia.

Dari Gorontalo, Isna, panggilan doker berumur 29 tahun itu menuju ke Manado melalui jalur darat. Dari Gorontalo ia mengganti nomor telepon selulernya. "Sempat menghubungi orang tuanya, miss call. Kemudian dimatikan," kata Heru.

Dari telepon yang masuk ke orang tuanya itu terlacak berada di Manado, pada hari Sabtu, 7 Januari 2017. Keluarga lalu ke Manado ditemani oleh seorang aparat keamanan melalui Bandara Cengkareng.

Di Manado, ia ditemukan dan Minggu pagi, pukul 08.30 WIT bisa bertemu dengan orang tuanya. Saat ini dokter itu diamankan di sebuah hotel di komplek Pelabuhan Calaca, Menang, Manado. Rencananya pada Senin, 9 Januari 2017 akan diterbangkan ke Jakarta menuju rumah keluarga di Bogor.

"Kondisinya tidak tenang, bingung dan lain sebagianya saat ditemukan," kata dia.

Saat ini masih diusut siapa yang menemani atau menyuruh dokter itu pergi. Apalagi semua manifest penerbangan pesawat tidak ada atas nama perempuan yang masih single itu.

"Apakah dia pergi sendiri, itu belum diketahui. Masih dalam urusan yang berwajib," kata Heru.

Saat ditanya apakah dokter ini pernah ikut organisasi yang pernah menghebohkan Indonesia dengan program hijrah, Heru menyatakan tidak ada informasi itu. Yang jelas, kata dia, Isna merupakan seorang dokter yang meninggalkan tugas dan ditemukan dalam keadaan linglung dan kebingungan.

Yang pasti, kondisi psikologis dokter ini harus dipulihkan dulu. Oleh keluarga, diupayakan pemulihan kondisi secara fisik dan psikologisnya.

Tempo

Silakan Copy Artikel yang ada di sini, tapi cantumkan sumbernya http://akhwatmuslimahindonesia.blogspot.com/