Cinta Itu Butuh Pengorbanan, Pengorbanan Pria Untuk Berani Menjemput ke Walinya


Cinta itu butuh pengorbanan kan?

Tapi bukan pengorbanan yang rela jemput jauh-jauh buat nemenin, temen deket mah juga bisa kaya gitu.

Bukan pengorbanan yang rela ngasih banyak benda tapi pada akhirnya pake uang orangtua, kita sendiri mah juga bisa beli sendiri.

Bukan pengorbanan yang meninggalkan sesuatu untuk memenuhi panggilan si dia, orangtua pun pasti mau kita minta apapun.

Apalagi pengorbanan yang mengorbankan masa depan yang katanya akan menjamin kebaikan dan keyakinan hidup bersama selamanya.

Hhmmmm, think smart loh 😩

Pengorbanan cinta itu gak akan terlihat dan gak akan terasa sebelum kita benar-benar melepaskan hal penting dalam hidup kita demi seseorang yang Allah pilihkan. Right?

Hal penting apa sih?

Bagi pria, saat dia berani eksekusi dengan komitmennya mencintai seorang wanita maka dia tidak akan memberi banyak jaminan pada wanitanya, namun akan memberi jaminan pada kedua orangtuanya.
Lantas memendam rasa takut dan gengsi demi berhadapan dengan ayah wanitanya untuk mengutaraka rasa cinta dengan meminta langsung kepada penanggungjawabnya.

Gak main-main kan, gak sembarang pria yang berani melakukan hal ini. Karena setidaknya dia harus memiliki penghasilan dan berakhlaq mulia agar sang ayah tak salah "menitipkan" putrinya. Itu baru berkorban!

Nah bagi wanita, saat dia berani memutuskan untuk menjaga diri agar tak tersentuh oleh lelaki mana pun, saat dia berhasil menjaga hatinya agar tak dimainkan siapapun. Kemudian dengan ikhlas menerima "permintaan" lelaki asing melalui ayahnya, saat itulah ia berkorban.

Kemudian memutuskan untuk menerima tinggal bersama orang baru, keluarga baru, memberikan ketaatan pada lelaki baru dan meninggalkan orangtuanya demi mengikuti lelaki yang sudah sah baginya.
Tidak sembarang wanita yang sanggup melakukan ini. Hanya wanita-wanita yang dari awal sudah lurus niatnya untuk menyerahkan sisa hidup mengabdi pada lelaki halalnya, demi mengharap ridha Allah. Sekali lagi, ini baru namanya pengorbanan cinta!

Karena pengorbanan cinta itu disertai dengan doa malaikat yang mengudara. . . .