Wanita! Apapun Tantangan Zaman, Tetaplah Menjadi Umi Shalehah



Wanita! Apapun Tantangan Zaman, Tetaplah Menjadi Umi Shalehah

Kondisi umat sekarang mengalami tantangan dan kemunduran dari berbagai segi kehidupan. Dari segi ekonomi, sosial, politik, akhlak, budaya dan lain-lain. Tidak sedikit korbannya juga kaum wanita. Hasilnya, sebagai contoh, wanita kini justru berbangga diri bila sudah punya karir tinggi. Menilai kebahagiaan hanya berlandaskan materi, sampai lupa bahwa materi bukanlah standar kebahagiaan. Tidakkah mereka melihat sudah banyak kasus di seluruh dunia, tentang wanita yang fokus mencari materi berakhir dengan keluarga berantakan.
.
Bahkan, kini wanita hanya seperti menjadi penghibur seksual belaka, dengan berlenggak-lenggok di atas catwalk yang menggairahkan, mengeksploitasi kecantikan memuaskan mata para lelaki jalang sembari mengabaikan perannya di kehidupan keluarga dan masyarakat.
Padahal, wanita harusnya tetap pada posisinya, sebagai ibu pendidik anak untuk mencetak generasi Islam, sekaligus juga menjalankan kewajiban lain sebagai makhluk ciptaan Allah, yaitu berdakwah. Merangkul korban-korban era turbo-kapitalisme (pemilik modal) agar kembali ke pangkuan Islam.
.
Sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ,
Dari Abu Sa’id Al Khudry radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Saya telah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: ”Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tangannya, bila tidak mampu (ubahlah) dengan lisan, bila tidak mampu (ubahlah) dengan hati, dan itu adalah selemah-lemahnya iman.”
(HR Muslim)
.
Maka ingat dan ingatlah wahai wanita, apapun tantangan zamannya tetaplah menjadi umi shalehah, sebab itu tugas utama Anda!
Ditulis @LaOdeMunafar dalam buku #CalonUmiShalehah

#GaulFresh #CalonUmiShalehah #LaOdeMunafar #IndonesiaTanpaPacaran