Kembalinya Seorang Muslimah Setelah Murtad! Hanya Islam Yang Memuaskan Akal Dan Menenangkan Hatinya. Simak Kisahnya

Kembalinya Seorang Muslimah Setelah Murtad! Hanya Islam Yang Memuaskan Akal Dan Menenangkan Hati. Simak Kisahnya

Alhamdulillah,
Kembali bersyahadat bersama team Mualaf Center Darussalam​ dan Sahabat Dakwah​ seorang akhwat bernama Asni Monalisa (korban kristenisasi)
Asni Monalisa dahulu adalah seorang muslimah berasal dari Pandeglang, Banten yang merantau ke Jakarta dan bekerja sebagai asisten sejak 2012 ditempat ibu Natalina (guru sekolah minggu) yang bertempat tinggal di Perum 1 Cimone,

Awalnya mereka seolah - olah menerima ke Islaman Asni, kemudian mereka merusak aqidah dengan berbagai macam cara, diantaranya disibukkan dengan pekerjaan sehingga menunda sholat, larangan memakai jilbab, diajak kegereja sampai akhirnya di tahun 2015 Asni Monalisa dipindah tempat kerjanya oleh bu Natalina di Gbi Sutra Niaga 3​

Setiap hari mendengar musik dan nyanyian gereja, bergaul dengan kaum mereka dan dijauhkan dari lingkungan muslim alhasil Asni Monalisa murtad di tahun 2015..
Pembelaan kaum nasrani terhadap Ahok sangat nyata dirasakan oleh Asni Monalisa, sering kali di gereja mereka mendoakan Ahok dan menyanjung Ahok bak seorang nabi, banyak kata-kata yang memuja Ahok seolah nasrani lebih baik dari Islam, seperti "Lebih baik kafir, tapi tidak korupsi".. padahal banyak muslim yang jujur dan amanah..
Kembalinya Seorang Muslimah Setelah Murtad! Hanya Islam Yang Memuaskan Akal Dan Menenangkan Hati. Simak Kisahnya

Asni yang setahun mempelajari Injil justru heran dengan sikap orang - orang gereja yang mendukung sikap kasar, kata - kata kotor dan arogansi Ahok yang menyakiti banyak orang seperti:"tahi", "goblok", "bangsat", “kurang ajar”, “bodoh”, “biadab”, “pencuri”, “penipu”, “nenek lu”, dll
Padahal injil mengajarkan:

Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar…. Efesus 4:2
Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia. Efesus 4:29
Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut saja pun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus. Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono -- karena hal-hal ini tidak pantas…. Efesus 5: 3-4
Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.Kolose 3:8
Kembalinya Seorang Muslimah Setelah Murtad! Hanya Islam Yang Memuaskan Akal Dan Menenangkan Hati. Simak Kisahnya

Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang. Kolose 4:6
Janganlah mereka memfitnah, janganlah mereka bertengkar, hendaklah mereka selalu ramah dan bersikap lemah lembut terhadap semua orang. Titus 3:2

Sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. … sabar dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran. 2 Timotius 2: 24-25
Sampai akhirnya Aksi Damai Bela Islam 1 dan 2 atas penistaan Ahok terhadap Al Maidah 51 adalah jalan kembali Asni merenungi kalam Allah dan menyadari bahwa sesungguhnya mereka hendak menghancurkan umat Islam dan berlaku tidak adil terhadap umat Islam..

Dan ternyata Asni menemukan bahwa sungguh tidak pantas dan tidak beradab ternyata ajaran dalam injil banyak tokoh termasuk Yesus sendiri menggunakan kata - kata kotor dan kasar juga memaki manusia -> [ ular beludak dalam Mat 3:7, anjing -anjing Fil 3:2, anjing dan babi dalam 2 Pet 2:-22, serigala dalam Luk 13:32, tahi dalam Ayub 20:7, Yesus tidak dapat menguasai diri, emosi marah dan melakukan kekerasan terhadap pkl dalam Yoh 2:15 ]

Inilah yang membuat Asni kembali ke Islam.. ternyata ajaran kasih itu tidak dilakukan oleh pengajarnya dan ini menjilat ludah sendiri dalam injilnya yang Padahal katanya:
buah roh itu kasih, sukacita, damai sejahtera, KESABARAN, KEMURAHAN, KEBAIKAN, kesetiaan, KELEMAHLEMBUTAN dan PENGUASAAN DIRI. Galatia 5 : 23
kasih itu SABAR, MURAH hati, tidak cemburu, tidak memegahkan diri, tidak sombong, kasih itu TIDAK MELAKUKAN YANG TIDAK SOPAN, TIDAK PEMARAH, TIDAK MENYIMPAN KESALAHAN ORANG LAIN kasih itu tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran, kasih itu menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, SABAR MENANGGUNG SEGALA SESUATU. 1 Kor 13 : 4 - 7

Bagaimanapun amarah yang dilampiaskan melalui kata - kata kotor dan kasar tidaklah berasal dari Allah dan tidak dapat menguasai diri adalah tanda orang yang dikuasai hawa nafsunya.
Terbukti benar dan nyata bahwa kejadian yang terjadi sejak 1.500 tahun yang lalu sampai saat ini adalah bukti makar yahudi dan nasrani terhadap kaum muslim akan berlangsung sampai akhir jaman:

1. Mereka kaum Nasrani tidaklah pernah ridho dengan kita umat Islam sampai kita mau melepaskan agama kita. Inilah watak jelek mereka yang pertama.
وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. (QS. Al Baqarah: 120)

2. Mereka selalu menyembunyikan kebenaran dimana sebenarnya tahu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus sebagai penutup para rasul di akhir zaman ini, tetapi mereka selalu menyembunyikan kebenaran ini.
الَّذِينَ آَتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَعْرِفُونَهُ كَمَا يَعْرِفُونَ أَبْنَاءَهُمْ وَإِنَّ فَرِيقًا مِنْهُمْ لَيَكْتُمُونَ الْحَقَّ وَهُمْ يَعْلَمُونَ
“Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian diantara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 146)

3. Selalu menolak kebenaran
لَوْ تَابَعَنِى عَشْرَةٌ مِنَ الْيَهُودِ لَمْ يَبْقَ عَلَى ظَهْرِهَا يَهُودِىٌّ إِلاَّ أَسْلَمَ
“Seandainya sepuluh (pemuka agama) Yahudi mengikuti agamaku, maka sungguh tidak akan tersisa lagi orang Yahudi di muka bumi ini kecuali dalam keadaan Islam.” (HR. Muslim)
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَوْ آمَنَ بِى عَشْرَةٌ مِنْ أَحْبَارِ الْيَهُودِ لآمَنَ بِى كُلُّ يَهُودِىٍّ عَلَى وَجْهِ الأَرْضِ
“Seandainya sepuluh pemuka agama Yahudi beriman kepadaku, sungguh semua orang Yahudi di muka bumi ini akan turut beriman padaku.” (HR. Ahmad)

4. Mereka menyembah pemuka agamanya sendiri (termasuk Ahok)
Ahok disanjung bak nabi bahkan Tuhan, perkataan mereka salah dijadikan benar, fotonya di pajang dimana - mana, pujian dan sanjungan setiap hari (dalam Islam ini adalah ujub, riya, ain, summah) bahkan yang halal jadi haram yang haram jadi halal (ada banyak buktinya diantaranya Ahok mengatakan Surga ada di Alexis dan pemprov DKI memodali pabrik miras (bir) yang dijual ke masyarakat umum)
اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا إِلَهًا وَاحِدًا لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ سُبْحَانَهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ
Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai Rabb selain Allah, dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; Tidak ada Rabb yang berhak disembah selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. (QS. At Taubah : 31)

5. Berusaha menyihir dan meracuni umat Islam
Mereka memberikan makanan dan minuman yg sudah mereka doakan ramai-ramai dengan harapan setelah makan pikiran dan hati jasmani kita terpengaruh doa itu, juga mereka melakukan dusta dan pencitraan melalui media..
Aisyah ra. berkata,
سَحَرَ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَهُودِىٌّ مِنْ يَهُودِ بَنِى زُرَيْقٍ يُقَالُ لَهُ لَبِيدُ بْنُ الأَعْصَمِ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah disihir oleh seorang Yahudi dari Bani Zuraiq yang bernama Lubaid bin Al A’shom.” (HR. Muslim no. 2189)
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,
أَنَّ امْرَأَةً يَهُودِيَّةً أَتَتْ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- بِشَاةٍ مَسْمُومَةٍ فَأَكَلَ مِنْهَا فَجِىءَ بِهَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَسَأَلَهَا عَنْ ذَلِكَ فَقَالَتْ أَرَدْتُ لأَقْتُلَكَ. قَالَ « مَا كَانَ اللَّهُ لِيُسَلِّطَكِ عَلَى ذَاكِ ». قَالَ أَوْ قَالَ « عَلَىَّ ». قَالَ قَالُوا أَلاَ نَقْتُلُهَا قَالَ « لاَ ». قَالَ فَمَا زِلْتُ أَعْرِفُهَا فِى لَهَوَاتِ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-.
“Sesungguhnya seorang wanita Yahudi pernah mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan membawa daging kambing yang sudah diracuni. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memakan daging tersebut. Lalu wanita tadi dipanggil untuk menghadap beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya tentang perbuatan wanita tersebut tadi. Wanita tersebut pun berkata, “Aku ingin membunuhmu.” Lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,“Allah tidaklah memberimu kekuatan) untuk mencelakakanku.” (HR. Bukhari dan Muslim)

6. Sampai kapanpun akan berusaha memurtadkan kita
وَدَّ كَثِيرٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يَرُدُّونَكُمْ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِهِمْ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ فَاعْفُوا وَاصْفَحُوا حَتَّى يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
“Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka maafkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya . Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al Baqarah: 109)
, وَدَّتْ طَائِفَةٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يُضِلُّونَكُمْ وَمَا يُضِلُّونَ إِلَّا أَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ
“Segolongan dari Ahli Kitab ingin menyesatkan kamu, padahal mereka (sebenarnya) tidak menyesatkan melainkan dirinya sendiri, dan mereka tidak menyadarinya.” (QS. Ali Imran: 69)

7. Mendoakan kita celaka atau mati
Dari Abdullah bin Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا سَلَّمَ عَلَيْكُمُ الْيَهُودُ فَإِنَّمَا يَقُولُ أَحَدُهُمُ السَّامُ عَلَيْكَ . فَقُلْ وَعَلَيْكَ
“Jika seorang Yahudi memberi salam padamu dengan mengatakan ‘Assaamu ‘alaikum’ (semoga kamu mati), maka jawablah ‘wa ‘alaika’ (semoga do’a tadi kembali padamu).” (HR. Bukhari)
Inilah sunatullah (ketetapan Allah) yang terjadi saat ini di manapun bahwa mereka memusuhi Islam baik diam - diam atau terang - terangan. Mereka iri dengki dan hasad terhadap kebenaran Islam..
Ya Allah tolonglah kami semua kaum muslimin terhadap musuh-musuh kami. Kuatkanlah iman dan aqidah kami, sehingga kami bisa betul-betul kokoh menghadapi mereka.
لا حول عن معصية الله إلا بعصمته، ولا قوة على طاعته إلا بمعونته
“Tidak ada daya untuk menghindarkan diri dari maksiat selain dengan perlindugan dari Allah. Tidak ada kekuatan untuk melaksanakan ketaatan selain dengan pertolongan Allah.” Amin.
Kita doakan semua mualaf istiqomah dan kaffah dalam Islam.
اَللّهُمَّ اخْتِمْ لَنَا بِاْلاِسْلاَمِ وَاخْتِمْ لَنَا بِاْلاِيْمَانِ وَاخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ
الله أكبر‎ الله أكبر‎ الله أكبر‎
Hanny Kristianto​ (Bukan Ustadz)

Sumber : Mualaf Center Darussalam


Silakan Copy Artikel yang ada di sini, tapi cantumkan sumbernya http://akhwatmuslimahindonesia.blogspot.com/