Pergilah jika tak berniat menikahi-ku

Pergilah jika tak berniat menikahi-ku

Jika ada rasa rindu, maka masih ada rasa cinta.
Jika masih ada rasa cinta, maka begitu dalam ada rasa ingin memilikimu.

Inginku sederhana, kamu yang mengaku cinta.
Kenapa tidak mengajakku hidup bersama.

Jika tidak mampu, mengapa bilang cinta?
Bukan soal cinta, tapi soal air mata.
Bukan hanya soal rindu ini sudah menjadi bebanku.

Kenapa tidak pergi, pergi dari fikiranku?
Kenapa tidak pergi, pergi dari ingatanku?
Kenapa tidak pergi, pergi dari dalam hatiku?

Jika memang tidak berniat menikahiku, pergilah.
Jika tidak mau, maka aku yang akan berlalu.
Menjadi masalalu-mu, dalam rindu yang selalu ingin bertemu.

Sahabat, meskipun masih rindu, masih cinta jika dia tidak berniat menikahi, masihkah mau di tunggu?
Jika iya mau sampai kapan?
Sudahlah, pergi adalah keputusan terbaik untuk membuktikan kenyataan. [Nikah Asyik]