Kapolri Akan Mencari Tahu Penyebar Video Pernyatannya Soal Ormas Islam, Ternyata Yang Menyebarkan Adalah...


Akhwat Muslimah - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, menegaskan akan mencaritahu siapa yang menyebarluaskan video pidatonya yang menyinggung umat islam.
.
"Saya berusaha mencaritahu. Tetapi tidak melakukan langkah-langkah hukum," tutur Tito, kepada wartawan, ditemui di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Rabu (31/1/2018) seperti dikutip dari tribunnews.com

Dalam kesempatan itu Tito Karnavian menyampaikan klarifikasi soal video pidatonya yang menimbulkan reaksi dari sejumlah ormas islam. Turut hadir Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siroj beserta perwakilan 14 ormas islam yang tergabung di Lembaga Persatuan Ormas Islam (LPOI)

Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut berupaya berpikir positif terhadap penyebaran video tersebut.
Dia mencaritahu hanya untuk mengetahui apa motif penyebaran video.
.
"Saya berusaha merangkul semua pihak. Hanya sebatas ingin tahu. Tapi saya berpikir positif. Untuk apa motifnya apa," tambahnya.

Dalam keterangannya, Tito mengaku kaget beredarnya video aslinya yang berdurasi sekitar 26 menit.

Dia mengetahui ada video itu saat posisi berada di luar kota. Lalu, dia memerintahkan staff untuk mencaritahu video itu.

Akhirnya, diketahui pernyataan itu disampaikan pada 8 Februari 2017 di acara halaqoh yang diselenggarakan pesantren milik Ketua Majelis Ulama Indonesia, Maruf Amin.

Ternyata, video itu dipotong sehingga hanya ada dua menit. Selama durasi waktu dua menit itu ada bahasa-bahasa yang kalau hanya dicerna itu membuat beberapa pihak kurang nyaman.

***

Padahal… video yang disebutnya ‘Dipotong’ itu salah satunya diunggah oleh Humas Polres Bangkalan pada 27 Januari 2018 di Youtube.

Video yang diunggah Humas Polres Bangkalan itu berdurasi 2 menit 08 detik.

Link: https://www.youtube.com/watch?v=fLuAi4Wv4Fc

Sayangnya video tersebut saat ini sudah dihapus, namun sudat terlanjur di screeshoot oleh warganet, seperti dikutip dari laman intagram Indonesia Bertauhid.